Program Kerja Plangisasi Desa Kepatihan Oleh Mahasiswa KKN UNY 2018

Di era globalisasi ini arus teknologi berkembang sangat pesat tidak hanya kemudahan berkomunikasi melainkan juga kemudahan dalam mengakses informasi. Salah satunya adalah teknologi Global Positioning System atau biasa kita sebut GPS. GPS merupakan teknologi yang memberi kemudahan bagi seseorang untuk mencari suatu titik lokasi, melalui GPS seseorang dapat dengan mudah menemukan lokasi yang diinginkan dengan cepat. Di kota-kota besar arus infromasi sangat berkembang pesat, akses dalam memperoleh informasi dapat dengan mudah didapatkan karena ditunjang oleh sumber daya serta infrastruktur yang memadai. Namun berbeda dengan daerah-daerah tertinggal seperti di pedesaan, perkembangan teknologi dapat dikatakan masih sangat tertinggal terutama di daerah yang belum mengenal teknologi internet. Melalui internet akses GPS dapat dilakukan dengan mudah karena dapat dilakukan dengan menggunakan telepon genggam seperti smartphone.

Disisi lain sebelum adanya kemajuan teknologi, sarana untuk mencari sebuah titik lokasi masih dilakukan secara manual yaitu dengan melihat sebuah papan informasi atau plang. Melalui sebuah plang, akses untuk menemukan sebuah lokasi tujuan dapat diketahui dengan mudah.Melihat bahwa keterbatasan akses internet di desa sangat menghambat bagi seseorang untuk memperoleh sebuah informasi. Plangisasi menjadi sebuah program unggulan kami dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat desa. Pada program tersebut plang dibuat dengan tujuan agar masyarakat diluar desa yang ingin mencari suatu lokasi tujuan dapatmenemukan dengan mudah.

Program plangisasi yang dilakukan oleh kelompok KKN 314, 315, 316 dan 317 UNY 2018 dilakukan dengan pembuatan plang informasi penunjuk arah, baik itu arah menuju ke desa lain, rumah pejabat desa, maupun lokasi-lokasi strategis tertentu lainnya. Plang tersebut dibuat menggunakan bahan kayu sisa atau limbah, sehingga dapat dikatakan ramah lingkungan. Di desa kepatihan sendiri keberadaan sarana plangisasi sangat bermanfaat bagi kemudahan mengetahui sebuat titik lokasi tertentu. Namun keberadaan plang tersebut belum dilakukan secara maksimal, masih adanya titik-titik strategis yang belum di ketahui secara jelas keberadaannya, sehingga pembuatan plang baru sangat penting untuk dilakukan. Melihat kondisi geografis Desa Kepatihan sendiri yang sebagian berada di lereng pegunungan serta posisi rumah yang tidak beraturan membuat keberadaan plang bagi pejabat desa, masyarakat maupun bagi pendatang baru sangat dibutuhkan. Ditambah lagi jarak antar dusun tidaklah dekat sehingga dibutuhkan juga plang penunjuk jalan ke arah dusun lain.

Plangisasi menjadi program unggulan kami karena bahan dasar yang digunakan untuk membuat plang adalah dengan memanfaatkan limbah kayu sisa potongan-potongan bahan bangunan. Sehingga dalam proses pembuatan tidak membutuhkan biaya terlalu banyak serta ramah lingkungan. Limbah kayu sisa bahan bangunan tersebut diperoleh dari salah satu warga Dusun Ngasinan yang kebetulan berprofesi sebagai tukang kayu. Selain memanfaatkan limbah kayu konsep serta bentuk yang kami gunakan tidaklah sembarangan, melainkan dibuat tampak menarik serta informasi yang jelas.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan